d. Kabel dan Konektor
Kabel dan konektor dalam jaringan LAN berfungsi untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lain atau satu komputer dengan perangkat jaringan lain misalnya hub Ada beberapa tipe kabel yang digunakan di jaringan di antaranya sebagai berikut
Kabel koaksial (coaxial) mempunyai konduktor tembaga tunggal di bagian tengahnya yang digunakan sebagai pengantar sinyal Bagian ini dilindungi oleh lapisan plastik yang digunakan untuk mengisolasi konduktor tembaga dengan pelindung logam yang dikepang Pelindung logam digunakan untuk melindungi sinyal dari gangguan luar. seperti lampu neon, induksi motor listrik, gangguan dari komputer dan sebagainya
Kabel koaksial mempunyai kelebihan, yaitu tahan terhadap gangguan sinyal dari luar dan dapat digunakan untuk jarak yang lebih jauh dibanding dengan kabel UTP maupun STP Kekurangannya adalah sulit untuk dipasang
Gambar 43 (a) Kabel Ada dua jenis tipe kabel koaksial yang umum koaksial dan (b) bagian
digunakan, yaitu kabel koaksial tebal dan tipis Pada Tabel dalamnya. 41 dapat dilihat kabel koaksial tipis atau sering disebut thinnet menggunakan kode standar 10Base2 dengan angka 2 mengacu kepada panjang kabel yang dapat digunakan mencapai 200 meter (pada praktiknya maksimum 185 meter) Adapun kabel koaksial tebal atau sering disebut thicknet menggunakan kode standar 10Base5, dengan panjang maksimum yang dapat dicapai adalah 500 meter Kelemahan dari kabel koaksial tebal adalah sulit ditele dan tidak mudah dipasang
Sumber: shutterstock.com
(2) Kabel UTP
Kabel UTP atau Unshielded Twisted Pair merupakan kabel standar yang digunakan untuk LAN Kabel UTP terdiri dari delapan kawat tembaga yang dipilin secara berpasangan Masing-masing pasang kabel tidak dipisahkan satu dengan yang lain dengan pembungkus Kabel tersebut dihubungkan dengan perangkat jaringan menggunakan sebuah konektor yang disebut RJ-45 RJ merupakan singkatan dari Registered Jack. merupakan standar konektor yang dipinjam dari industri telepon Standar konektor tersebut mencakup juga masing-masing pin yang ada di dalamnya
Sumber: commons.wikimedia.org/Johan Broeken: pxhere.com
3) Kabel STP
Meskipun kabel UTP mempunyai harga yang lebih murah dibandingkan dengan kabel STP kabel UTP mempunyai kelemahan Oleh karena tidak memiliki pembungkus di antara pasangan twisted kabelnya kabel tersebut rentan terhadap gangguan listrik dan sinyal radio Oleh karena itu, pada lingkungan dengan gangguan listrik yang banyak, kabel STPesuai dengan namanya, kabel STP (Shielded Twisted Pair) mempunyai pembungkus pada masing-masing pasangan kabel sehingga lebih tahan terhadap gangguan Selain itu, pembungkus yang ada membuat jarak penggunaan dari kabel STP menjadi lebih jauh Seperti halnya dengan kabel UTP, kabel STP juga dapat menggunakan konektor RJ-45 Kekurangan dari kabel STP adalah harganya yang mahal dan instalasi yang lebih sulit
(4) Kabel Fiber Optic
Kabel fiber optic (serat optik) terdiri atas kabel dengan inti kaca yang dibalut oleh beberapa lapis material pelindung Kabel serat optik biasanya terdiri atas inti yang terbuat dari kaca atau serat plastik lapisan plastik penyangga, kemudian serat kevlar yang membantu untuk memperkuat kabel dan mencegah kerusakan PadaBerbeda dengan kabel lain yang menggunakan sinyal elektronik untuk mentransmisikan data, kabel serat optik menggunakan cahaya Cara ini sangat ideal terutama pada lingkungan yang mempunyai banyak intervensi listrik Selain itu, kabel serat optik juga cocok digunakan untuk jaringan yang menghubungkan beberapa gedung karena bagian paling luar diberikan isolasi pembungkus yang terbuat dari teflon atau bahan PVC
(B)
Berbeda dengan kabel lain yang menggunakan sinyal elektronik untuk mentransmisikan data, kabel serat optik menggunakan cahaya Cara ini sangat ideal terutama pada lingkungan yang mempunyai banyak intervensi listrik Selain itu, kabel serat optik juga cocok digunakan untuk jaringan yang menghubungkan beberapa gedung karena kekebalannya terhadap efek kelembapan dan seranganKabel serat optik mempunyai kemampuanmentransmisikan sinyal dengan jarak yang lebih jauhdibanding dengan kabel coaxial dan twisted pair Kabel jenisni juga mempunyai kapasitas untuk membawa informasi dengan kecepatan yang jauh lebih besar Kapasitas yang lebih besar memungkinkan jaringan memberikan layanan untuk transfer data yang lebih besar seperti konferensi video dan layanan interaktif
Kelemahan yang mungkin dimiliki oleh kabel serat optik adalah sulitnya pemasangan dan modifikasi. Biasanya hanya dilakukan oleh profesional karena membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi
Ada dua tipe kabel serat optik yang umum digunakan, yaitu single mode dan multimode. Kabel multimode mempunyai diameter yang lebih besar Single mode dapat digunakan pada jarak yang
lebih jauh. namun mempunyai harga yang lebih mahal. Kedua mode menyediakan bandwidth dan kecepatan yang tinggi Kabel serat optik mempunyai beberapa standar yang digunakan, yang dapat dilihat pada Tabel 41
Tabel 41.
Oleh karena kemampuan yang dimilikinya, kabel serat optik banyak digunakan untuk membangun jaringan WAN Saat ini untuk memenuhi kebutuhan transfer data yang lebih cepat dan ketahanan terhadap gangguan misalnya petir banyak organis
asi menggunakan kabel serat optik pada jaringan yang mereka gunakan
(5) Repeater
Kekuatan sinyal yang dilewatkan melalui jaringan, baik jaringan yang menggunakan kabel ataupun nirkabyang dikirimkan dapat mengalami kerusakanel akan melemah dengan bertambahnya jarak yang harus dilalui Sebagai contoh, kabel UTP hanya mampu mengirimkan sinyal sampai jarak 100 m Jika jarak pengiriman data lebih dari 100 m, data
atau hilang Oleh karena itu, pada jaringanyang mempunyai area yang cukup luas, diperlukan perangkat yang berfungsi untuk memperkuat sinyal Sesuai fungsinya, perangkat ini diberi namarepeater
Repeater menguatkan sinyal yang diterima dari komputer pengirim sehingga kekuatan sinyal sama dengan kekuatan aslinya Dengan menempatkan repeater, jarak antara komputer dalam jaringan dapat dibuat lebih jauh sehingga area jaringan dapat dibuat semakin luas.
(6)hub
Ketika membangun jaringan komputer lokal (LAN), kita akan membutuhkan perangkat untuk membagi satu koneksi dari komputer server ke beberapa node. Untuk keperluan itu, kita dapat menggunakan perangkat yang disebut hub Hub menggunakan banyak port (multiport) untuk membagi koneksi yang datang dari suatu server ke beberapa node klien Selain berfungsi untuk membagi jalur kabel, hub juga berfungsi untuk menguatkan sinyal yang melewatinya. Hal ini akan membuat jarak satu node dengan node yang lain dalam sebuah jaringan dapat menjadi lebih jauh.Hub tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk menyaring data sehingga jika ada data yang melewatinya, data akan dikirimkan ke semua perangkat yang terhubung kepadanya Selain itu, hub juga tidak dilengkapi dengan inteligensi untuk menemukan jalur terbaik yang harus dilalui paket data sehingga pengiriman data dapat dilakukan dengan cara yang efisien.
Ada dua jenis hub yang umum digunakan. Keduanya mempunyai kemampuan yang berbeda, yaitu sebagai berikut.
1) Hub aktif adalah hub yang mempunyai sumber tenaga listrik sendiri serta dapat digunakan untuk membersihkan. menguatkan, dan meneruskan sinyal yang diterima dalam jaringan Hub ini berfungsi sebagai repeater dan juga sebagai pusat pengkabelan (membagi kabell. Hub aktif dapat digunakan untuk meningkatkan jarak maksimum di antara node-node yang ada
2) Hub pasif adalah hub yang menghubungkan node-node yang ada dengan sumber tenaga listrik yang berasal dari hub aktif Hub ini hanya meneruskan sinyal-sinyal yang diterima tanpa membersihkan dan menguatkan sinyal tersebut, serta tidak dapat digunakan untuk menambah jarak jangkauan di antara pode-node.
Jika kita membangun sebuah LAN dengan jarak dari node ke node yang lain berdekatan, penggunaan hub pasif akan dapat memenuhi kebutuhan. Sebaliknya, jika kita membangun LAN yang mempunyai jarak node yang berjauhan, penggunaan hub aktif menjadi mutlak dibutuhkan.
(7) bridge
Kebutuhan untuk sharing data sering kali harus memperluas jaringan lokal (LAN) yang ada Sebagai contoh dalam perusahaan. jaringan lokal departemen produksi perlu digabung dengan jaringan lokal departemen pembelian dan juga jaringan lokal departemen pemasaran Oleh karena itu, dibutuhkan perangkat yang disebut bridge untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain Dengan menggunakan bridge, kita dapatmembangan jaringan yang lebih besar, yang merupakan gabungan dari beberapa jaringan.Bridge menghubungkan dua atau lebih jaringan lokal dan memperluas jangkauan jaringan lokal seperti yang dilakukan oleh repeater Jika dibandingkan dengan repeater, bridge mempunyai kelebihan tambahan. Bridge beroperasi pada layer data link serta memiliki kemampuan untuk menyaring data yang lewat dengan cara membaca alamat MAC dari sumber dan tujuan paket data Oleh karena itu, selain menguatkan sinyal, bridge juga mengatur lalu lintas data. Bridge dapat mengirimkan dan menerima transimisi seperti halnya node-node lain, tetapi tidak berfungsi sama dengan node normal.
Gambar 4.8 Bridge, menghubungkan dua segmen jaringan
Salah satu tujuan penggunaan bridge adalah mengurangi lalu lintas data yang tidak perlu dari kedua segmen jaringan lokal yang digabung Hal ini dilakukan dengan cara memeriksa setiap alamat tujuan frame sebelum memutuskan bagaimana menanganinya Sebagai contoh, data dikirim dari node D Jika alamat tujuan adalah node A atau B (segmen 1) dan tidak perlu diketahui oleh node lain di segmen 2, bridge tidak melakukan apa-apa termasuk menyaring atau menghentikan paket yang dikirim Sebaliknya, jika tujuan dari paket data adalah station E atau station F, bridge akan mentransmisikan atau meneruskan paket data ke segmen 2 Dengan cara meneruskan paket dari segmen 1 ke 2, bridge telah memungkinkan node dari segmen 1 berkomunikasi dengan station di segmen 2 Sebaliknya, dengan menyaring paket dari segmen 1 ke segmen 2, bridge mengurangi lalu lintas data yang tidak perlu dan mengurangi kemungkinan terjadinya tabrakan data, serta pada saat yang sama memungkinkan terjadinya komunikasi antar- node yang ada di segmen 2 Cara ini memungkinkan terjadinya komunikasi secara simultan antar-node yang berada di segmen Jaringan yang berbeda.
(8) Switch
Switch adalah perangkat fundamenta lain yang digunakan di banyak jaringa karena kemampuannya untuk membu berbagai pekerjaan di jaringan menjas lebih cepat Switch memungkinkan anta node yang berbeda dalam jaringan untuk ch berkomunikasi secara langsung dengan cara yang halus dan efisien Switch mempunyai kemampuan untuk mengatur transmi
data dalam jaringan Bayangkan jika kita sedang berkendara s jalan raya, kemudian tiba di persimpangan jalan setiap pengendara harus menunggu giliran agar tidak terjadi tabrakan. Bagaimana persimpangan tersebut tidak terdiri atas empat jalan yang saling memotong, tetapi puluhan jalan raya yang saling memotong di sa titik? Apa yang akan terjadi? Hal yang sama terjadi pada transmi data di dalam jaringan Semakin padat traffic data potensi terjadinya tabrakan di antara paket data yang dikirim akan semakin besar Switch bekerja untuk mengatur agar tabrakan antara paket-paket data tidak terjadi
Perbedaan utama antara hub dan switch adalah cara node yang terhubung ke hub atau switch dalam berbagi bandwidth Pada hub bandwidth yang ada akan dibagi dan digunakan sendiri oleh setiap node Sebagai contoh jika ada 10 node yang terhubung ke hub dengan kecepatan 10 Mbps satu node hanya dapat menggunakan bagiannya sendiri dari pembagian 10 Mbps tersebut tidak peduli apakah node yang lain sedang menggunakan atau tidak bagian mereka Sebaliknya, pada Switch, satu node dapat saja menggunakan seluruh bandwitdh yang ada jika tidak sedang digunakan oleh node yang lain
(9) Router
Router adalah perangkat keras jaringan yang digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan. Berbeda dengan hub repeater dan switch router memiliki kemampuan untuk memeriksa setiap paket data yang melewatinya dan memutuskan ke arah mana paket data tersebut harus diarahkan Hal ini dapat dilakukan karena router mempunyai dua informasi penting yaitu kumpulan alamat dan struktur jaringan dalam bentuk tabel konfigurasi Pada router Sumber: Whuttersto 4.10 Router kecil yang digunakan pada LAN tabel konfigurasi dapat berbentuk sederhana yang terdiri atas beberapa baris. Sebaliknya pada route sangat besar yang menangani koneksi di backbone internet tabel konfigurasi data tumbuh menjadi ukuran yang besar dan kompleks.
Ada dua jenis router yang biasa digunakan yaitu router dedicated yang merupakan keluaran dan pabrik dan router PC Router dedicated adalah perangkat yang dibuat khusus untuk bekerja dan berfungsi sebagai router. Adapun router PC adalah komputer personal yang difungsikan menjadi router Router mempunyai dua tanggung jawab yang terpisah
Pindai OR code
tetapi masih berkaitan yaitu sebagai berikut Router memastikan agar data tidak bergerak/berpindah ke cara tempat lain yang tidak perlu. Hal ini penting agar volume data yang besar tidak menyumbat/menghalangi jalur yang dipakai oleh data yang lain ⚫ Router bertanggung jawab untuk memastikan informasi berhasil tiba di komputer tujuan
Untuk melakukan dua tanggung jawab tersebut, satu router bekerja untuk menangani dua jaringan komputer yang terpisah Router berfungsi menghubungkan dua jaringan yang terpisah menyampaikan informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain dan terkadang menerjemahkan berbagai protokol di antara dua jaringan
Selain itu. router juga berfungsi untuk melindungi satu jaringan dan jaringan yang lain dan mencegah adanya lalu lintas data yang tidak perlu dari satu jaringan ke jaringan yang lain Ketika jumlah jaringan yang terhubung ke satu jaringan bertambah maka tabel konfigurasi akan bertambah besar dan daya pemrosesan router juga perlu ditingkatkan. Mengingat internet merupakan jaringan yang sangat besar yang terdin atas jaringan-jaringan yang lebih kecil, maka kebutuhan akan penggunaan router bersifat mutlak
(10) Backbone
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa jaringan internet merupakan kumpulan dari jaringan yang kemudian disatukan oleh koneksi yang sangat besar, yang disebut backbone Backbone diibaratkan sebagai jalan raya yang sangat besar dengan jalan-jalan yang lebih kecil menyatu kepadanya. Sebagai jalur koneksi yang menyatukan banyak jaringan, backbone diharuskan memilla kemampuan untuk menangani jutaan lalu lintas data yang diamkan pada saat yang bersamaan Oleh karena itu, backbone membutuhkan router paling besar yang mempunyai kemampuan mengatur data yang sangat andal
Router yang digunakan untuk menangani lalu lintas data di backbone biasanya mempunyai kemampuan setara dengan superkomputer yang paling kuat di dunia dan didesain untuk memiliki banyak prosesor dengan kecepatan switches yang ekstrem Sebagai contoh router seri 12000 yang dikeluarkan oleh Cisco Systems, Inc. perusahaan yang khusus memproduksi perangkatkeras jaringan, menggunakan prosesor 200-MHZ MIPS R5000 prosesor dengan tipe sama yang digunakan pada komputer yang membuat animasi dan efek spesial yang digunakan di film-film.
Firewall adalah perangkat yang dipasang di dalam jaringan komputer sebagai perangkat keamanan Firewall berfungsi untuk melindung jaringan dari serangan pihak tuar Firewall bekerja dengan cara menyeleksi semua paket data yang masuk dan keluar dan jaringan yang dilindunginya. Jika paket dat yang melalui jaringan dicurigai sebagai paket data yang berbahaya firewall akan memblok paket data tersebut Sebaliknya, jika paket data dianggap aman firewall akan mengizinkan paket data masuk ke dalam jaringan. Demikian juga sebaliknya dengan paket data-
paket data yang dikirimkan ke luar jaringan Secara fisik firewall dapat berupa perangkat keras seperti halnya yang ditunjukkan oleh gambar dan dapat juga berupa perangkat lunak yang diinstal di komputer dalam jaringan Kedua jenis firewal tersebut mempunyai fungsi dan cara kerja yang sama
2. Mekanisme dan Cara Pengiriman Data
Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data dari dua komputer yang terhubung dalam satu jaringan, baik jaringan lokal (LAN) maupun jaringan yang lebih luas, seperti MAN WAN dan internet.
Seperti yang telah dijelaskan pada materi sebelumnya, internet merupakan jaringan komputer yang sangat besar Ketika pengiriman data antara dua komputer melalui jaringan internet, data yang dikirimkan tidak langsung sampai di komputer tujuan, melainkan harus melalui satu komputer ke komputer yang lain dari satu jaringan ke jaringan yang lain sampai akhirnya mencapai komputer yang dituju Sebagai contoh, ketika kamu memasukkan userid dan password dari akun email di Google Mail, maka data userid dan password yang dikirimkan tidak langsung sampai di server Google melainkan harus melalui jaringan komputer di mana komputer yang digunakan berada, kemudian dikirimkan ke komputer server penyedia layanan internet yang kamu gunakan Selanjutnya, data tiab di server Google melalui banyak jaringan komputer lain yang ada di internet
Pengiriman data di antara dua komputer dilakukan dengan menggunakan protokol-protokol Protokol adalah aturan-aturan yang membuat dua komputer saling mengerti satu dengan yang lain Protokol dapat disebut juga bahasa komunikasi komputer Sama halnya seseorang dapat berkomunikasi dengan orang lain
jika menggunakan bahasa yang sama komputer juga dapat berkomunikasi satu dengan yang lain jika kedua komputer menggunakan protokol yang sama Pada proses pengiriman data, bagian-bagian protokol bekerja bersama-sama melakukan peranannya masing-masing
Salah satu protokol komunikasi data yang banyak digunakan untuk menangani pengiriman data dalam area yang luas adalah TCP/IP atau Transfer Control Protocol i internet Protocol TCP/IP merupakan kumpulan protokol-protokol yang bekerja bersama untuk menangani proses pengiriman data Setiap protokol mempunyai masing-masing fungsi dan secara keseluruhan dapat memastikan data yang dikirimkan sampai ke alamat dan aplikasi yang benar serta dalam keadaan utuh atau tidak rusak
TCP/IP mempunyai kelebihan, yaitu dapat mengkomunikasikan dua komputer yang berbeda jenisnya dan sistem operasinya. TCP/ IP memungkinkan komunikasi antara komputer Windows dengan Macintosh atau antara Windows dengan Linux
TCP/IP terdiri atas empat lapis kumpulan protokol atau biasa
disebut dengan istilah layer Setiap protokol dalam setiap lapis mempunyai fungsi masing-masing Keempat lapis kumpulan protokol yang ada di TCP/IP dan fungsi masing-masing protokol adalah sebagai berikut
a. Applicaton layer
Lapisan ini berfungsi sebagai interface (antarmuka) antara
pengguna dengan data Pada lapisan ini terdapat semua aplikasi-
aplikasi yang menggunakan protokol TCP/IP
b. Transport layer
Transport layer berfungsi untuk mengadakan komunikasi antara dua host/komputer Protokol yang ada pada lapisan ini adalah TCP
(Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).
c. Internet layer
Internet layer terdiri atas protokol IP ARP dan ICMP Protokol IP berfungsi untuk menyampaikan paket data ke alamat yang tepat. ARP berfungsi untuk menemukan alamat hardware dari komputer yang terletak pada jaringan yang sama ICMP digunakan untuk mengirimkan pesan dan melaporkan kegagalan pengiriman data sehingga data yang gagal dikirim akan dikirimkan kembali
d. Network Interface Layer
Network Interface Layer (Lapisan Antarmuka Jaringan) berfungsi mengirimkan dan menerima data dari media fisik jaringan. Media fisik disini dapat berupa kabel jaringan, serat optik atau gelombang radio (jika jaringan merupakan jaringan nirkabel atau wireless)
Pada saat mengirimkan data setiap protokol tersebut akan menambahkan informasi kepada setiap paket data sebelum meneruskan paket data tersebut ke layer di bawahnya Informasi yang ditambahkan disebut dengan header dan berfungsi untuk mengontrol pengiriman dan penerimaan data berjalan dengan baik Header akan ditempatkan di bagian depan setiap paket data Proses penambahan header disebut dengan istilah encapsulation
Kebutuhan bandwith data pada setiap jaringan berbeda- beda tergantung pada jumlah pengguna dan untuk apa jaringan tersebut digunakan Pada jaringan LAN yang digunakan oleh beberapa orang, kebutuhan bandwidth data sebesar 10 Mbps sudah dianggap cukup Sedangkan untuk jaringan yang digunakan di Universitas yang digunakan bersama-sama oleh ribuan mahasiswa dan dosen diperlukan bandwidth hingga 100-200 Mbps. Pada jaringan backbone internet yang menghubungkan satu negara dengan negara lain lebar bandwidth yang digunakan dapat mencapai > 100 Gbps Lebar bandwidth tersebut dapat dipastikan akan meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan kemajuan internet dan meningkatnya kebutuhan transfer data pengguna internet
Main
Lalu lintas data dalam satu jaringan, baik jaringan lokal maupun jaringan internet dapat diibaratkan dengan arus lalu lintas kendaraan di jalan raya Semakin lebar jalannya, maka semakin banyak kendaraan yang dapat dilewatkan setiap waktunya Jika jumlah kendaraan yang lewat melebihi kapasitas jalan, maka akan terjadi kemacetan Hal yang serupa juga dapat terjadi pada lalu lintas data Jika jumlah data yang ditransfer jauh lebih besar dari kapasitas jaringannya, maka akan terjadi kemacetan data Kemacetan data tersebut juga dikenal dengan istilah traffic jam
Meningkatkan arus lalu lintas data di dalam jaringan penting dilakukan untuk mencegah traffic jam Meningkatkan arus lalu lintas data dapat dilakukan dengan cara-cara berikut
(1) Cara pertama dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi jaringan pita lebar yang mempunyai kemampuan untuk melewatkan data yang lebih besar (2) Cara kedua adalah dengan menggunakan media jaringan yang
mempunyai hambatan yang lebih kecil contohnya fiber optic (3) Cara ketiga adalah dengan menggunakan teknologi kompresi data Sebelum dilewatkan di jaringan, data terlebih dahulu dikompres, kemudian dikirimkan melalui jaringan, setelah itu pada sisi penerima, paket data tersebut didekompres Dengan cara ini ukuran data yang dilewatkan di jaringan menjadi lebih kecil
3. Masalah dalam Pengiriman Data
Perangkat perangkat dalam jaringan dapat mengalami gangguan dan kerusakan yang menyebabkan gagalnya pengiriman data dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Berbagai bentuk gangguan dan kerusakan yang mungkin terjadi dalam suatu jaringan komputer adalah sebagai berikut
a. Kegagalan pada kartu jaringan Ada banyak bentuk kerusakan pada perangkat jaringan salah satunya adalah kerusakan pada perangkat NIC atau LAN Card Kegagalan pada perangkat ini menyebabkan komputer pengirim tidak dapat mengenali identitas komputer tujuan sehingga pengiriman data akan terganggu
b. Kegagalan pada komputer
Kegagalan pengiriman data juga dapat terjadi karena gangguan pada komputer pengirim atau penerima Gangguan pada komputer tersebut dapat berupa gangguan virus, komputer mengalami hang. dan sebagainya
c. Kerusakan pada kabel dan konektor
Kerusakan pada kabel dan konektor akan menyebabkan putusnya aliran sinyal data dari komputer pengirim dan penerima data. Akibatnya pengiriman data akan mengalami kegagalan
d. Gangguan pada hub/switch Hub/Switch adalah perangkat pembagi sinyal data dalam jaringan. Kerusakan pada perangkat ini akan membuat jaringan yang menghubungkan perangkat pengirim dan penerima data tidak terhubung Akibatnya, proses pengiriman data akan terganggu Kerusakan atau gangguan pada Hub/Switch dapat disebabkan oleh berbagai hal termasuk putusnya aliran listrik, gangguan petir kerusakan perangkat dan lain sebagainya. Kerusakan dapat terdeteksi melalui matinya lampu indikator
e. Gangguan virus
Gangguan virus seringkali dapat menyebabkan pengiriman data melalui jaringan menjadi terlalu padat dan akibatnya pengiriman data dan satu komputer ke komputer lain menjadi terganggu
f. Koneksi yang lambat
Selain karena gangguan virus, koneksi yang lambat juga dapat ditimbulkan karena banyaknya pengguna yang mengirimkan data melalui jaringan dalam waktu yang bersamaan. Akibatnya, bandwith jaringan menjadi terlalu kecil dan menyebakan koneksi dalam jaringan menjadi lambat (traffic jam) Koneksi yang lambat dapat menyebabkan terjadinya kegagalan pengiriman data.
g. Perangkat tidak saling terkoneksi
Perangkat yang terhubung secara fisik dalam sebuah jaringan dapat saja tidak terkoneksi dengan baik. Hal ini dapat disebabkan salah satu komputer tidak dikenali atau mempunyai IP Address yang tidak sesuai Akibatnya, proses pengiriman data tidak dapat dilakukan dengan baik.
h. Data sharing
Kadangkala, proses pengiriman data mengalami kegagalan karena pengaturan data sharing belum mendapat izin dari pemilik data Sistem data sharing di komputer asal belum diaktifkan Jika hal ini terjadi, administrator jaringan harus mengaktifkan (enable) mode data sharing terlebih dahulu
0 Komentar